13 Mar 2026

Next-Generation Data Centers: Rapid Deployment, Efficient Cooling, and Scalable Design untuk Infrastruktur Digital Modern

Next-Generation Data Centers: Rapid Deployment, Efficient Cooling, and Scalable Design untuk Infrastruktur Digital Modern

Jakarta, 12 Maret 2026 – PT Daikin Applied Solutions Indonesia menggelar seminar bertajuk “Next-Generation Data Centers: Rapid Deployment, Efficient Cooling, and Scalable Design” sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan solusi pendinginan yang inovatif untuk mendukung perkembangan infrastruktur digital modern. Seminar ini menghadirkan para ahli dari industri HVAC global untuk membahas strategi terkini dalam membangun data center yang lebih cepat, efisien, dan scalable.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan komputasi akibat pertumbuhan cloud, big data, dan transformasi digital, data center dituntut untuk mampu beroperasi secara optimal dengan konsumsi energi yang efisien. Namun, tantangan utama masih terletak pada sistem pendinginan yang dapat menyumbang hingga 20 hingga 30 persen dari total konsumsi energi. Oleh karena itu, inovasi dalam teknologi cooling menjadi kunci untuk menekan Power Usage Effectiveness (PUE) sekaligus menjaga keberlanjutan operasional.

Jack Chen dari Haiwu Technology membuka sesi dengan membahas tren pendinginan generasi berikutnya untuk kebutuhan komputasi berperforma tinggi. Ia menjelaskan bahwa liquid cooling menjadi solusi utama karena mampu memberikan pendinginan langsung pada sumber panas dengan efisiensi tinggi, serta mendukung fleksibilitas ekspansi kapasitas melalui integrasi sistem seperti Dual Coil.

Selanjutnya, Fajar Alfaridzi dari Daikin Applied Solutions Indonesia memaparkan solusi Modular Chiller Plant yang dirancang untuk mendukung rapid deployment data center. Dengan konsep pre-fabricated, sistem ini mampu mempercepat proses instalasi, mengurangi risiko konstruksi di lapangan, serta memberikan fleksibilitas dalam pengembangan kapasitas sesuai kebutuhan IT load.

Ryan Liu dari Haiwu Technology kemudian menjelaskan evolusi sistem pendinginan data center yang kini mulai beralih dari air cooling konvensional menuju integrasi air dan liquid cooling. Peningkatan daya pada prosesor modern mendorong kebutuhan akan sistem pendinginan yang lebih advanced, dengan target efisiensi yang semakin tinggi dan PUE yang semakin rendah.

Rahul Dev dari Daikin turut membahas pentingnya optimalisasi sistem melalui teknologi berbasis digital. Dengan solusi seperti iPlantManager, sistem pendinginan dapat dimonitor secara real-time, dianalisis secara otomatis, dan disesuaikan secara adaptif untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus menjaga keandalan operasional data center.

Sebagai penutup, Goh Lam Soon dari Snowcoil memperkenalkan teknologi hybrid cooling yang menggabungkan dry cooling dan evaporative cooling. Teknologi ini mampu menghemat penggunaan air hingga lebih dari 30 persen serta meningkatkan efisiensi energi dibandingkan sistem konvensional, menjadikannya solusi yang relevan untuk data center yang berfokus pada keberlanjutan.

Melalui seminar ini, PT Daikin Applied Solutions Indonesia menegaskan perannya sebagai mitra solusi HVAC yang tidak hanya berfokus pada performa sistem, tetapi juga pada efisiensi energi, keberlanjutan, dan kesiapan menghadapi kebutuhan infrastruktur digital di masa depan.